Permainan Matematika: Teori Bilangan Sederhana

Permainan logika Matematika


Mengawali pelajaran dengan menyajikan sebuah puzzle atau permainan matematika sederhana dapat memberikan warna yang berbeda dalam proses KBM di kelas. Berikut ini adalah sebuah permasalahan dalam kehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan materi matematika dasar.

Suatu hari Anto datang ke rumah Pamannya. Dia diminta mengurus rumah karena Pamannya sedang berlibur ke luar kota selama beberapa hari. Saat itu hari begitu panas dan Anto bermaksud ingin menyalakan kipas angin. Anto menarik tali pada kipas gantung, tetapi ternyata kipas tidak berputar. Seketika itu Anto tersadar bahwa listrik di rumah sedang mati. Sayangnya, Anto harus segera pergi kembali lagi ke rumahnya sendiri.
Kipas angin itu dalam posisi "off" sebelum Anto menarik talinya. Sedangkan kipas itu dioperasikan melalui siklus pengaturan "off", "Level 1", "Level 2" dan lain-lain. Anto tidak tahu ada berapa banyak pengaturan pada kipas angin itu, tapi dia tahu bahwa kipas angin jenis ini mempunyai jumlah pengaturan tidak lebih dari 4.
Bagaimana cara Anto bisa memastikan bahwa kipas angin itu akan kembali berada di posisi "off" ketika listrik hidup kembali? (Abaikan kemungkinan untuk memotong kabel atau mencabut aliran listrik pada kipas angin itu).
Berapa kali Anto harus menarik tali kipas angin itu agar bisa kembali ke posisi "off"?
Silahkan Anda analisis masalah Anto di atas dan tuliskan jawaban beserta alasan-alasannya.

Jika anda tertarik dengan Puzzle matematika atau permainan untuk pembelajaran matematika silakan anda browsing melalui kolom search di pojok kanan atas blog ini atau anda bisa langsung menuju ke sini.
Terima kasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini. Jika berkenan mohon tinggalkan jejak dan komentar anda pada kolom komentar di bawah postingan ini.

Tags: permainan matematika, tebak-tebakan logika, penalaran matematika, aplikasi matematika

10 Responses to "Permainan Matematika: Teori Bilangan Sederhana"

  1. Bagus sekali untuk pembelajaran anak-anak.

    ReplyDelete
  2. jadi, berapa tarikan dong yang benar?

    ReplyDelete
  3. kgk usah ditarik. kan yg dirmh sendiri kgk diapa2in

    ReplyDelete
  4. 2 tarikan... karena jumlah pengaturan tidak lebih dari 4.. he,.. salah y?

    ReplyDelete
  5. 3 kali karena pengaturannya tidak lebih dari 4 sedangkan anto sudah menarik 1 kali

    ReplyDelete
  6. belum ada yang bisa, padahal ini pelajaran anak SD tentang KPK :)

    ReplyDelete

Manfaatkan kotak komentar di bawah postingan ini untuk feed back dan sumbang saran. Terima kasih sudah ikut berkontribusi di blog Matematrick. Salam...