Permainan Teka Teki Matematika Sederhana

Selamat datang di matematrick.com. Pada kesempatan kali ini akan saya sajikan sebuah teka-teki matematika sederhana yang dapat anda aplikasikan di tengah-tengah pembelajaran matematika. Harapannya teka-teki matematika ini bisa menjadi ice breaking, selingan, intermezzo, atau apapun istilahnya guna membuat suasana pembelajaran matematika di kelas menjadi lebih hidup dan terhindar dari ritual perhitungan matematis yang monoton.

Teka teki matematika ini adalah tentang bab aritmatika sederhana yang dikombinasikan dengan sebuah permasalahan sehari-hari yang menantang. Berikut ini teka-tekinya:

Permainan Teka Teki Matematika Sederhana

Permainan Teka Teki Matematika Sederhana
Permainan Teka Teki Matematika Sederhana

Tersebutlah dua sahabat karib, Rana dan Diva. Mereka berdua adalah siswa SMA yang 'nyambi' jualan baju dan tas dengan sistem semi online. Awalnya mereka membeli baju di toko online kemudian menjualnya kembali dengan cara menawarkannya via sosial media dan kepada teman-temannya secara langsung.

Suatu saat Rana mengeluh pada Diva bahwa hari ini adalah hari sialnya. Dia baru saja menjual dua buah baju dengan harga masing-masing sebesar 75.000. Dari baju yang satu dia mendapat keuntungan 25%, sedangkan dari baju yang lainnya dia merugi sebesar 25%.
Diva menanggapi, "lho kenapa galau, kamu rugi 25% dari baju satu dan untung 25% dari baju yang satunya lagi. Berarti kan impas (tidak untung tidak rugi)".
Rana menyahut, "impas bagaimana, jelas-jelas saya rugi" 

Antara Rana dan Diva, kamu pilih siapa? siapakah yang benar ditinjau dari sudut pandang matematis?

Jawaban:


Rana benar. Baju yang memberikan keuntungan 25% dia beli seharga 60.000 (karena 60.000,- + 25% = 60.000 + 15.000 = 75.000), sedangkan baju yang membuat dia rugi 25% dia beli seharga 100.000 (karena 100.000 - 25% = 100.000 - 25.000 = 75.000).

Jadi Rana membeli 2 buah baju seharga 60.000 + 100.000 = 160.000 yang kemudian dia jual kembali seharga 2 x 75.000 = 150.000. 
Jadi kerugian Rana sebesar 160.000 - 150.000 = 10.000.


Teka-Teki Matematika Sederhana 2


Masih tentang Rana dan Diva. Selain berjualan online, Diva juga mempunyai butik yang menjual pakaian. Kali ini Diva curhat pada Rana bahwa dia telah mengalami hari yang sial karena ditipu oleh pembeli.

Begini kronologisnya:
Suatu hari datanglah seorang pembeli ke butik Diva dan membeli baju seharga 75.000. Pembeli itu membayar dengan selembar uang 100.000. Karena tidak mempunyai uang pecahan untuk pengembalian maka Diva menukarkan terlebih dahulu kepada penjual gorengan di depan Butik.

Beberapa menit setelah pembeli baju menerima kembalian dan pergi, datanglah penjual gorengan yang marah-marah karena ternyata uang 100.000 itu palsu. Akhirnya Diva pun mengganti uang 100.000 tersebut dengan uang di dompetnya.

"sungguh sial hari ini, aku telah rugi 125.000", keluh Diva.
"lho, kok bisa rugi 125.000", Rana bertanya.
"lho iya kan, aku harus mengganti uang 100.000 ke penjual gorengan dan menyerahkan kembalian ke pembeli baju sebesar 25.000. Jadi jumlahnya 125.000" Jelas Diva.
"kamu tidak rugi sebesar itu Diva..." kata Rana menenangkan.

Menurut anda siapakah yang benar; Rana atau Diva? Berapakah sebenarnya kerugian yang ditanggung Diva?

Jawaban:


Perhitungan Diva salah.
Dia hanya rugi sebesar 100.000. Dia memberikan sepatu ke pelanggan seharga 75.000 ditambah uang kembalian sebesar 25.000. Dan kepada penjual gorengan, Diva memberikan uang 100.000. 
Sehingga jumlahnya = 200.000. 

Tetapi dia juga menerima penukaran uang dari penjual gorengan sebesar 100.000, sehingga kerugiannya = 200.000 - 100.000 = 100.000.


Itulah contoh teka-teki matematika yang dapat anda berikan pada saat proses pembelajaran matematika. Anda dapat pula membuat teka-teki lainnya dengan cara mengubah konteks cerita menyesuaikan lingkungan dan perkembangan yang ada, atau bisa juga memodifikasinya dalam bentuk yang lebih menarik lagi. Semoga bermanfaat.

POSTINGAN TERKAIT:

1 Response to "Permainan Teka Teki Matematika Sederhana"

Manfaatkan kotak komentar di bawah ini untuk feed back dan sumbang saran. Terima kasih sudah ikut berkontribusi di blog Matematrick.